Thursday, May 15, 2008

UJIAN AKHIR SEMESTER KEAMANAN JARINGAN

NAMA : KETUT JUNI ARTINI
NIM : 0615353102
TEMPAT MAGANG : SMA PEMBANGUNAN DENPASAR
EMAIL : jhuny20d@yahoo.co.id
WEB BLOG : www. junyka2007.blogspot.com

UJIAN AKHIR SMESTER IV

SOAL :

1. Keamanan jaringan tidak terlepas dari sistem pengalamatannya. Untuk itu apa yang
anda dapat jelaskan dari alamat 195.166.15.0/25? Sedangkan apa analisa anda dengan
pengalamatan 170.10.155.21:25? Apa hubungannya dengan sistem keamanan
jaringan?

Jawab:
195.166.15.0/25 merupakan alamat IP dari salah satu PC anda tersebut, sedangkan 170.10.155.21:25 merupakan hostnamenya. Kalau IP address merupakan


2. Subnetting merupakan bagian dari strategi pengalamatan. Menurut analisa anda
apakah subnettting ada hubungannya dengan sistem keamanan jaringan? Misalkan
dalam sebuah LAN terdapat 3 PC yang terhubung dengan 1 switch yang masingmasing
memiliki IP 192.168.1.11/25, 192.168.1.12/25 dan 192.168.1.200/25, jika
salah satu dari ketiga PC tersebut terkena Virus dan tidak ada antivirusnya bagaimana
dengan PC yang lain, apakah akan tertular virus juga? Apa analisa anda?

Jawab

PC yang lain juga ikut tertular, karena satu PC ke PC yg lain saling berhubungan dan saling terkoneksi. Jadi cara mengatasinya adalah menginstall anti virus baru dan meng Up-datenya agar tidak terinfeksi virus-virus lain yang tidak dikenal.


3. Jika email anda tiba-tiba mendapat kiriman mail yang sangat banyak dari pengirim
yang tidak anda kenal sebelumnya (terjadi kebanjiran mail) dimana kejadian ini terus
berulang pada hari-hari selanjutnya, menurut anda apa penyebabnya? Dan apa langkah
anda untuk mengatasi gangguan tersebut?

Jawab:
Menurut pendapat saya Karena adanya gangguan pada pengelola server, atau bias juga karena kita ikut bergabung dengan milis-milis tertentu.Langkah yang harus dilakukan adalah menambahkan aturan di firewall untuk menolak semua request dari IP tersebut terhadap layanan yang tidak di perlukan.

4. Jika sebuah perusahaan menyewa anda untuk membangun sistem keamanan jaringan
di perusahaan tersebut maka langkah-langkah apa saja yang anda lakukan untuk
membuat jaringannya menjadi aman dan terproteksi dengan baik?
Jawab:
1. Ubahlah Sistem ID (Identitas). Biasanya suatu layanan nirkabel dilengkapi dengan suatu standart pengamanan identitas atau yang sering disebut SSID (Service Set Identifier) or ESSID (Extended Service Set Identifier). Sangat mudah bagi seorang hacker untuk mencari tahu identitas default dari suatu layanan atau jaringan, jadi sebaiknya Anda segera mengubahnya menjadi suatu identitas yang unik, yang tidak mudah ditebak orang lain.
2. Mematikan identitas pemancar. Dengan mengumumkan kepada umum bahwa Anda memiliki suatu jaringan nirkabel akan membuat para hacker penasaran untuk membobol jaringan nirkabel Anda. Mempunyai suatu jaringan nirkabel bukan berarti harus memberitahukannya kepada semua orang. Periksalah secara manual perangkat keras yang Anda pakai untuk jaringan nirkabel tersebut, dan pelajarilah bagaimana cara mematikannya.
3. Sediakanlah enkripsi. WEP (Wired Equivalent Privacy) and WPA (Wi-Fi Protected Access) dapat meng-enkripsi data Anda sehingga hanya penerima saja yang diharapkan dapat membaca data tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) mempunyai banyak kelemahan yang membuatnya mudah disusupi. Kunci 128-bit hanya mempunyai tingkat pencapaian yang relatif rendah tanpa peningkatan keamanan yang signifikan, sedangkan untuk 40-bit atau 64-bit pada beberapa perlengkapan lainnya, mempunyai enkripsi yang sama baiknya. Dengan cara pengamanan yang standart saja pastilah tetap akan mudah bagi hacker untuk menyusup, namun dengan cara enkripsi ini pastilah akan membuat jaringan Anda lebih aman dari hacker. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk menggunakan enkripsi WPA (peralatan yang lebih tua dapat diupgrade terlebih dahulu agar compatible dengan WPA). WPA dapat sangat menjanjikan dalam menjamin keamanan jaringan nirkabel Anda, namun masih tetap dapat dikalahkan oleh serangan DOS (denial of services).


5. Jika sebuah perusahaan menyewa anda untuk membobol sistem di perusahaan lain dan
kemudian mencuri serta merusak data-datanya, maka langkah-langkah apa saja yang
kira-kira akan anda lakukan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut?
Jawab:
1. mempelajari, menganalisa, mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti progkomputer ,administrasi pada perusahaan lain
2. membuka pengaturan standar melalui internet
3. membobol pertahanan/security sistem komputer pada perusahaan lain
4.mengubah tampilan suatu situs web, menyisipkan kode-kode virus pada web perusahan lain.


6. Syarat untuk menjadi seorang hacker antara lain harus memahami protokol-protokol
internet dan pemrograman komputer. Sebutkan dan jelaskan minimal 3 protokol
internet yang paling sering dipakai!

Jawab:
VPS adalah teknologi server side tentang operating system dan software yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar di bagi ke beberapa virtual mesin.
DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan computer
HTTP adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW).


7. Anda tentu mengenal istilah Access Control List (ACL) yang merupakan materi di
Chapter 11 CCNA2, dimana ACL ini diimplementasikan pada router yang dijadikan
gateway yang menghubungkan jaringan LAN & WAN, menurut analisa anda adakah
kaitan implementasi ACL dengan sistem keamanan jaringan, jelaskan?

Jawab:

Ada karena dalam sebuah perusahaan saja sudah menggunakan access control list karena ACL ini dapat membantu pengontrolan dalam penghematan waktu maupun biya.


8. Jika anda seorang network administrator di sebuah perusahaan dimana tiba-tiba
internet di perusahaan tersebut menjadi sangat lambat dan traffic analyzer menunjukan
pemakaian bandwith yang sangat tinggi sedangkan anda tahu bahwa tidak ada yang
memakai internet pada saat itu? Menurut analisa anda apa penyebabnya? Bagaimana
cara penanggulangannya?


Jawab:

Karena lemahnya dari sistem TCP/IP Windows saat dihubungkan ke internet, cara penanggulangan nya yaitu dengan menggunakan firewall Linux sebagai penghubung ke Internet



9. Firewall memiliki arti yang sangat penting dalam sistem keamanan jaringan, hal-hal
apa saja yang dapat dilindungi oleh firewall? Parameter apa yang dipakai untuk
melakukan hal tersebut?

Jawab:

Firewall adalah sebuah system proteksi untuk melaksanakan pengawasan lalu lintas paket data yang menuju atau meninggalkan sebuah jaringan komputer sehingga paket data yang telah diperiksa dapat diterima atau ditolak atau bahkan dimodifikasi terlebih dahulu sebelum memasuki atau meninggalkan jaringan tersebut.

* hal-hal yang dapat dilindungi oleh firewall adalah sebagai berikut:
Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
Melakukan autentikasi terhadap akses
Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
Mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator

* Para meter yang dipakai
Konfigurasi dari firewall bergantung kepada kebijaksanaan (policy) dari organisasi yang bersangkutan, yang dapat dibagi menjadi dua jenis: Apa-apa yang tidak diperbolehkan secara eksplisit dianggap tidak diperbolehkan (prohibitted), Apa-apa yang tidak dilarang secara eksplisit dianggap diperbolehkan (permitted).
Firewall bekerja dengan mengamati paket IP (Internet Protocol) yang melewatinya. Berdasarkan konfigurasi dari firewall maka akses dapat diatur berdasarkan IP address, port, dan arah informasi. Detail dari konfigurasi bergantung kepada masing-masing firewall.

10. Selain firewall terdapat banyak alat bantu (tools) lain yang dapat dipakai untuk
membantu seorang network administrator memonitor keamanan di dalam jaringan.
Sebutkan dan jelaskan tools-tools yang anda ketahui!

Jawab,

1. SATAN (Security Administrator’s Tool for Analysing Network) adalah satu set tool sederhana namun powerful yang mampu mengidentifikasi dan memberi laporan mengenai lubang dan kelemahan keamanan potensial dalam sistem unix.
2. TCP WRAPPER untuk memonitor jaringan komputer
3. CRACK untuk melakukan testing password security



<<<<>>>>

Tuesday, May 13, 2008

KEAMANAN JARINGAN

Penggunaan jaringan Internet yang kian marak dewasa ini telah mendorong pertumbuhan teknologi koneksi jaringan Internet itu sendiri, sehingga kemudian lahirlah suatu teknologi jaringan nirkabel (Wireless Network), yang sangat memudahkan penggunanya dalam mengakses Internet. Namun begitu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam penggunaan jaringan nirkabel ini dapat berjalan dengan aman.

Lahirnya Jaringan Nirkabel untuk Rumah
Dahulu komputer lebih dianggap sebagai sebuah kemewahan daripada sebuah kebutuhan. Hanya orang-orang kaya dan beruntung saja yang dapat mempunyai sebuah komputer, sedangkan jaringan merupakan hal yang hanya dapat disediakan untuk perusahaan besar.
Namun sejalan dengan kemajuan yang pesat pada dekade ini, maka sekarang setiap orang masing-masing dapat mempunyai komputernya sendiri. Seperti yang banyak kita temui, biasa nya setiap orang tua mempunyai komputernya sendiri, begitu pula dengan si anak dapat mempunyai komputernya sendiri walaupun mungkin hanya digunakan untuk bermain dan mengerjakan tugas-tugas sekolah. Para pengguna rumahan juga telah berkembang dari yang semula tidak mempunyai akses Internet, kemudian mulai memakai koneksi dial-up Internet dengan kecepatan 9600 kbps melebihi 56 kbps dial up akses, dan kini berkembang menjadi koneksi broadband menyaingi koneksi T1 yang sering dinikmati orang saat bekerja.
Sebagaimana Internet dan World Wide Web telah menjadi trend dalam kebudayaan kita dan menggantikan format media massa lainnya dalam menyampaikan informasi yang dicari, mulai dari informasi pemberitaan, olahraga, cuaca, resep, yellow pages (buku telepon), dan masih banyak hal lainnya yang kesemuanya itu merupakan sebuah cara baru, bukan hanya dalam pemakaian komputer di dalam rumah, tapi juga dalam hal pemakaian koneksi Internet.
Sementara itu perusahaan perangkat keras maupun perangkat lunak kini telah menawarkan berbagai solusi yang memungkinkan para pemakai Internet di rumah saling berbagi koneksi antara lebih dari dua komputer. Meskipun semua komputer tersebut harus terhubung jaringan.
Untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya biasanya membutuhkan berbagai macam media fisik, seperti kabel telepon, kabel coaxial, ataupun kabel CAT5 kabel telegram yang ada di mana-mana. Namun baru-baru ini telah ditemukan cara baru pemakaian Internet tanpa menggunakan berbagai macam media penghubung terseut, teknologi ini kini lazim disebut koneksi jaringan Nirkabel (tanpa kabel). Pemakaian Internet dengan menggunakan koneksi jaringan nirkabel ini tentu saja sangat memudahkan pemakainya dalam mengakses Internet, tanpa melalui proses installasi dan pemasangan kabel yang memusingkan.
Adapun susunan koneksi jaringan nirkabel ini sangat sederhana. Koneksi Internet masuk dari Internet Provider kemudian dihubungkan dengan suatu titik penerus akses nirkabel atau router yang memancarkan sinyal. Ketika Anda terhubung dengan memakai kartu atau antena jaringan nirkabel untuk menerima sinyal, begitu pula sebaliknya, maka koneksi Anda telah berhasil.
Masalah yang sering timbul pada saat menikmati koneksi sinyal nirkabel ini adalah sulitnya mengetahui sampai sejauh mana sinyal ini dapat diterima. Jika sinyal tersebut dapat ditangkap dari lantai atas sebuah kantor, maka seharusnya juga dapat ditangkap dari basement yang berada 100 kaki di bawah tanah. Ini dapat saja membuat seorang hacker mencari celah dari koneksi nirkabel tersebut untuk mendapatkan berbagai informasi penting mengenai Anda.
Namun itu bukan berarti tidak menyarankan penggunaan jaringan nirkabel. Hanya saja Anda harus cermat dalam menggunakan jaringan nirkabel ini, serta mengambil beberapa pencegahan dasar agar pemakaian teknologi ini dapat benar-benar aman. Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana yang dapat dijalankan untuk mengamankan jaringan nirkabel yang Anda pakai.
6 Langkah Pengamanan Dasar Jaringan:
Ubahlah Sistem ID (Identitas). Biasanya suatu layanan nirkabel dilengkapi dengan suatu standart pengamanan identitas atau yang sering disebut SSID (Service Set Identifier) or ESSID (Extended Service Set Identifier). Sangat mudah bagi seorang hacker untuk mencari tahu identitas default dari suatu layanan atau jaringan, jadi sebaiknya Anda segera mengubahnya menjadi suatu identitas yang unik, yang tidak mudah ditebak orang lain.
Mematikan identitas pemancar. Dengan mengumumkan kepada umum bahwa Anda memiliki suatu jaringan nirkabel akan membuat para hacker penasaran untuk membobol jaringan nirkabel Anda. Mempunyai suatu jaringan nirkabel bukan berarti harus memberitahukannya kepada semua orang. Periksalah secara manual perangkat keras yang Anda pakai untuk jaringan nirkabel tersebut, dan pelajarilah bagaimana cara mematikannya.
Sediakanlah enkripsi. WEP (Wired Equivalent Privacy) and WPA (Wi-Fi Protected Access) dapat meng-enkripsi data Anda sehingga hanya penerima saja yang diharapkan dapat membaca data tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) mempunyai banyak kelemahan yang membuatnya mudah disusupi. Kunci 128-bit hanya mempunyai tingkat pencapaian yang relatif rendah tanpa peningkatan keamanan yang signifikan, sedangkan untuk 40-bit atau 64-bit pada beberapa perlengkapan lainnya, mempunyai enkripsi yang sama baiknya. Dengan cara pengamanan yang standart saja pastilah tetap akan mudah bagi hacker untuk menyusup, namun dengan cara enkripsi ini pastilah akan membuat jaringan Anda lebih aman dari hacker. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk menggunakan enkripsi WPA (peralatan yang lebih tua dapat diupgrade terlebih dahulu agar compatible dengan WPA). WPA dapat sangat menjanjikan dalam menjamin keamanan jaringan nirkabel Anda, namun masih tetap dapat dikalahkan oleh serangan DOS (denial of services).
Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu. Banyak router jaringan kabel maupun nirkabel yang dilengkapi firewalls. Bukan bermaksud mengedepankan firewalls, namun firewalls telah membantu dalam pertahanan keamanan jaringan. Bacalah petunjuk manual dari perangkat keras Anda dan pelajarilah cara pengaturan konfigurasi router Anda, sehingga hanya traffic yang sudah seijin Anda saja yang dapat dijalankan.
Ubahlah 'kata sandi' default Administrator milik Anda. Hal ini baik untuk semua penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Kata sandi default sangat mudah disalahgunakan, terutama oleh para hacker. Oleh karena itu sebaiknya ubahlah kata sandi Anda, hindari penggunaan kata dari hal-hal pribadi Anda yang mudah diketahui orang, seperti nama belakang, tanggal lahir, dan sebagainya.
Kunci dan lindungilah komputer Anda, hal ini merupakan cara pengamanan terakhir untuk komputer Anda. Gunakanlah firewall, perangkat lunak Anti Virus, Zone Alarm, dan lain sebagainya. Setidaknya setiap satu minggu perbaharuilah Anti Virus yang Anda pakai.('dna)